Beranda Legislator

Hearing Bersama Komisi C DPRD Rohil, Zulfahmi: RLH Merupakan Program Dinantikan Masyarakat

847
0

 

rohilpost.com – Komisi C Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar hearing bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Selasa (16/6/2020).

Dalam hearing Komisi C DPRD Rohil tersebut turut dihadiri Wakil ketua DPRD, Basiran Nur Efendi, Kadis Perkim Zulfahmi, ketua Komisi C DPRD Rohil Muhar Riza dan juga dihadiri anggota Komisi C seperti Syahrin Usman.S.Sos,Fazrul Hidayat Lubis SE,Maria Tambunan, Ilhammi ST.r.,Sudirman,Hj,Sunirah, SP,Muhammad Firdaus.NZ.S.Sos.

Ketua Komisi C FPRD Rohil, Muhar Riza mengatakan kita hearing bersama dinas Perkim membahas tentang hal hal yang menyentuh kepada masyarakat. Dinas Perkim ini programnya langsung menyentuh kepada masyarakat.

” Tadi banyak dijelas oleh dinas Perkim seperti Rumah Layak Huni (RLH) MCK dan Pamsimas dan lainnya,” ungkap ketua Komisi C.

Muhar Riza mengapresiasi kinerja Dinas Perkim yang terlaksana dengan baik. Dengan kinerja yang baik ini jagan terlalu cepat puas, karena masih banyak PR yang harus dilaksanakan dan kita benahi untuk Rokan Hilir yang lebih baik lagi.

Harapan kita, kata politisi PDIP ini, kita harus koordinasi yang baik antara DPRD dan dinas dinas terkait seperti dinas Perkim, supaya terjadi pembangunan yang tepat sasaran kepada masyarakat.

” Kita juga lihat kepada masyarakat timbul problem pembangunan tersebut. Kita juga berharap kepada Dinas Perkim fungsi juga pengawasan DPRD ini, supaya kita dapat menjawab pertanyaan pertanyaan masyarakat kepada DPRD.,” cetusnya.

Sementara itu, Kadis Perkim Rohil, Zulfahmi ST MT menyebutkan dari tahun 2017 sampai tahun 2019, apa yang kita laksanakan sudah kita jelaskan kepada DPRD. Dari banyak program, RLH masih merupakan program yang sangat di nantikan oleh masyarakat.

” DPRD juga berharap program RLH ini terus di kerjakan dan terus di anggarkan, walaupun keterbatasan anggaran kita,” ucap Kadis Perkim.

Lebih lanjut, sebut Zulfahmi, ada juga program air bersih. Air bersih ini maupun anggaran DAK maupun melalui program Pamsimas. Untuk Pamsimas di tahun 2019 sudah kita kerjakan di 24 kepenghuluan, di tahun 2020 ada juga 10 kepenghuluan. Kemudian, untuk sanitasi sudah banyak mulai dari 2018, 2019 dan 2020 sudah lebih 60 kepenghuluan sudah kita kerjakan.

” Dimana akses berkelanjutan terhadap sanitasi air bersih, ada angka seratus nol seratus. Seratus no seratus itu maksudnya, seratus persen masyarakat menikmati air bersih, nol kawasan kumuh dan seratus persen akses terhadap sanitasi dasar,” bebernya.

Ia mengatakan berkaca pada hari ini tentu ini sangat jauh untuk mencapai program ini tentunya dinas Perkim akan terus bekerja untuk menuntaskan bagaimana program seratus nol seratus ini bisa di capai masyarakat, sehingga masyarakat kita tidak ada lagi yang menerima air bersih.

Penulis JARMAIN