Beranda Berita Terkini

Dinas PMD Rohil Gelar Tes Mengaji Kepada Bacalon Penghulu

750
0

 

rohilpost.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar kegiatan test mengaji kepada Bakal Calon (Bacalon) Penghulu, Senin, (3/8/2020) untuk tahap III.

Acara digelar di ruang rapat Dinas Perkim, Komplek Perkantoran Batu Enam, Bangansiapiapi, Rohil.

“Kita melakukan tahapan-tahapan pilpeng tahap tiga, jadi hari ini adalah ujian baca Alquran dan ilmu pengetahuan tentang agama,” kata Kadis PMD Rohil, Yandra S.IP, MSi, didampingi Sekretaris Ifradi Risdiansyah S.STP, M,Si, dan Kasi  Penataan dan Pengembangan Aparatur Desa, Sugianto S.Ap, saat diwawancarai Wartawan.

Dijelaskan Yandra, test yang dilakukan berbeda dengan Pilpeng tahun tahun sebelumnya, jika test pilpeng terdahulu lebih mengedepankan bacaan Alquran saja, namun pada tahun ini juga di backup dalam pemahaman tentang agama, sehingga dapatenjadi nilai tambah peserta dari hasil test tersebut.

“Karena sangat disayangkan dari peserta kita gugurkan hanya pada fokus pembacaan Al-Qur’an saja, jadi hari ini kita backup dengan pemahaman tentang agama,” ujar Yandra yang juga Kadis PMD Rohil ini.

Ada dua belas Kepenghuluan dari delapan kecamatan yang akan melakukan pemilihan secara serentak di Pilpeng tahap III yang akan dihelat pada 23 September 2020 mendatang.

Sementara itu kata Yandra, total jumlah keseluruhan Calon yang akan bertarung di perebutan kursi tertinggi diwilayah desa di Rohil ini sebanyak 47 Orang, terdiri dari 45 muslim dan 2 beragama Nasrani.

“Alhamdulillah hari ini sudah hampir selesai dan besok akan dilanjutkan dengan Test tertulis serta wawancara,” tuturnya.

Selain itu kata Yandra, jika tahun sebelumnya pihaknya hanya melibatkan pejabat tinggi Rohil sebagai tim Penguji, tahun ini panita juga melibatkan pihak Perguruan Tinggi yakni Universitas Riau sebagai tim penguji, hal ini dilakukan agar hasilnya lebih objektivitas serta guna menepis asumsi dan imej keberpihakan.

” Untuk menepis asumsi, imej  keberpihakan terhadap penilaian peserta,  maka tahun ini kita bekerjasama dengan Universitas Riau, semoga lembaga ini bisa menjawab ke khawatiran kita semua terhadap objektivitas terhadap penilaian peserta,” paparnya.

Disebutkanya juga, wawasan yang menjadi penilaian bagi calon Penghulu adalah wawasan yang berkaitan dengan pemerintahan di Desa ” kita percaya bahwa para peserta akan bisa mengikuti tes tertulis dan wawancara nantinya,” katanya

Penulis JARMAIN