Rohilpost.com, Bagansiapiapi – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi 1 menit 19 detik yang memperlihatkan belatung ditemukan dalam lauk rendang ayam di salah satu rumah makan di Kota Bagansiapiapi, Rokan Hilir Provinsi Riau.
Video tersebut diunggah pada 12 Februari 2026, tepat saat jam makan siang, dan dengan cepat menyebar luas di Facebook serta berbagai grup percakapan warga. Dalam rekaman itu, tampak potongan rendang ayam yang diduga mengandung larva berwarna putih yang bergerak, memicu reaksi jijik dan kemarahan warganet. Hingga kini, video tersebut telah ditonton ribuan kali dan menuai beragam komentar bernada kecaman.
Berdasarkan penelusuran tim media di lapangan, rumah makan yang disebut-sebut dalam video, yakni Fajar Sari (FS), terlihat dalam kondisi tertutup. Tidak hanya di lokasi utama, cabangnya di kawasan Jalan Kecamatan Batu 4 juga tampak tidak beroperasi. Sementara itu, lokasi rumah makan di pusat kota terlihat banyak kendaraan terparkir di depan, namun pintu tetap dalam keadaan tertutup.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat apakah penutupan tersebut berkaitan langsung dengan viralnya video? Apakah ada pemeriksaan internal atau inspeksi dari instansi terkait?
Secara medis dan sanitasi pangan, keberadaan belatung dalam makanan umumnya merupakan indikasi adanya kontaminasi dari lalat yang bertelur pada bahan makanan yang tidak tertutup atau tidak tersimpan sesuai standar kebersihan. Jika benar terjadi di dapur produksi, hal ini dapat mengarah pada dugaan pelanggaran standar higiene dan sanitasi makanan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen rumah makan yang bersangkutan. Tim redaksi masih berupaya menghubungi pengelola untuk mendapatkan keterangan berimbang.
Masyarakat kini mendesak agar Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir turun tangan melakukan inspeksi menyeluruh, termasuk pengujian sampel makanan dan pengecekan standar operasional kebersihan, guna memastikan keamanan konsumsi publik.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pelaku usaha kuliner di Bagansiapiapi untuk menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan, karena di era digital, satu kelalaian dapat menyebar luas dalam hitungan menit dan berdampak besar pada kepercayaan publik.
#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita Pekanbaru | Kampar | Siak | Berita Rohil | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita Riau | Portal Berita Pekanbaru

























