Beranda Berita Terkini

Mahasiswa Angkat Bicara Soal Ditutup Jalan ke Taman Kota di Samping IP Plaza

138
0

rohilpost.com, Bagansiapiapi – Dewan Eksekutif Mahasiswa, Senat Mahasiswa dan Lembaga Dakwah kampus STAI Ar- Ridho turun menanggapi adanya larangan yang diarahkan kepada seluruh pedagang kaki lima yang berjualan dI depan IP PLAZA, Sabtu (9/3/2024).

Tepatnya pada pukul 11:45 mahasiswa diketuai M Firdaus dan Ayatullah M Faisal mendatangi IP PLAZA untuk memasang spanduk yang bertuliskan ” Dilarang Menghalangi Atau Menutup Pintu Masuk Jalanan Umum Pintu Masuk ke Taman Kota, ini bukan gudang IP PLAZA”

Hal ini bertujuan, agar masyarakat kembali mendapatkan hak nya untuk menggunakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah, salah satunya jalan umum, yang mana secara jelas dan sudah hampir satu tahun akses pintu masuk ke taman kota sudah ditutup. Tentu ini merupakan penghinaan dari etnis Tionghoa yang mana pada dasarnya mereka berposisi sebagai pendatang, tetapi perlahan-lahan ingin menguasai.

Terkait hal ini Ketua Senat mahasiswa SEMA, M FIRDAUS angkat bicara menyebutkan tamu yang merasa menjadi tuan. Adanya larangan untuk tidak berjualan di depan IP PLAZA dan menutup akses pintu masuk ke taman kota Bagansiapiapi, ini merupakan keresahan kita bersama,  kuta merasa  prihatin terhadap pedagang-pedagang kaki lima yang berjualan di depan IP PLAZA ini, yang mungkin berjualan disini merupakan satu-satunya mata pencaharian mereka.

” Mereka tidak mengganggu, mereka juga tidak menimbulkan dampak negatif bagi tempat sekitar, tapi kenapa ladang rezeki mereka di monopoli. Seolah-olah mereka mempunyai hak lebih terhadap tempat ini, padahal sama-sama kita ketahui, bahwa ini merupakan kawasan umum, dan sesiapapun berhak untuk menggunakannya,” terangnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan eksekuti Mahasiswa DEMA Ayatullah M faisal juga angkat bicara  mengatakan Ini jalan umum atau jalan pribadi? kenapa pedagang tidak diperbolehkan berjualan didepan IP plaza? Lantas bagaimana.

” Disamping IP plaza jalan umum arah ketaman kota ditutup padahal itu jalan untuk umum kenapa harus ditutup? Sekali lagi kita sampaikan, ini jalanan umum, bukan gudang IP PLAZA, ini namanya pembodohan, ” ujarnya.