Rohilpost.com, Bagansiapiapi – Rudiman mantan pembina pemuda Bagan Jawa diera tahun 2007 menyayangkan melihat kondisi lapangan bola volly hingga saat ini tidak bisa dimanfaatkan oleh pemuda. Bangunan dilaksanakan menggunakan Dana Desa sebesar Rp.145 juta tahun anggaran 2018.
“Bagaimana lapangan ini bisa dipergunakan, posisinya dibelakang rumah warga, jalan menuju lapangan banjir dan belum disemenisasi, disekeliling lapangan rumput dan air, pastinya belum nyaman untuk dipergunakan,” katanya lagi.
Lanjut Rudiman, semestinya disekeliling lapangan dibangun pagar kawat agar bola tidak keluar dari lapangan dan jalan menuju lapangan terlebih dahulu disemenisasi, jelasnya.
Sesuai Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal No. 19 Tahun 2017 tentang penetapan Prioritas Dana Desa tahun 2018.
” Apakah lapangan ini bisa dikatakan prioritas, jika prioritas kenapa tidak diselesaikan secara tuntas, jika hal ini tetap dibiarkan terbengkalai, maka yang dirugikan masyarakat,” tutur Rudiman.
Sementara itu, Hermanto Wakil ketua BPKep Bagan Jawa menambahkan, pembangunan lapangan bola volly itu dibangun seluas 12 X 25 Meter, didalam RAB ada pembuatan pagar kawat, upahnya paling sedikit 30 % ( 39.800.000 + 5.600.000l)= 45.400.000, semuanya ada tertera di APBKep Kepenghuluan Bagan Jawa tahun anggaran 2018.
#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita Pekanbaru | Kampar | Siak | Berita Rohil | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita Riau | Portal Berita Pekanbaru


























