Beranda Berita Terkini

Aklamasi, Sutrisno Terpilih Sebagai Ketua AFK Rohil

466
0

rohilpost.com, Bagansiapiapi – Sutrisno terpilih sebagai ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Rokan Hilir, lewat jalur aklamasi, Selasa (3/9/2019) periode 2019-2023.

Kongres AFK ke II yang di gelar di Lantai V aula rapat Hotel Mulia jalan Perniagaan Bagansiapiapi, di hadiri oleh sekretaris umum KONI Rohil, Busrana SH, Wakil ketua III Saipul Tarmizi, Bendahara umum Rio Sutrisno, peninjau dari unsur AFK Rohil dan para manager team serta mantan pengurus AFK Rohil lainnya.

Ketua Panitia Kongres II AFK Rohil, Siswadi mengatakan, sebenarnya ada tiga calon ketua yang mendaftar.

Hanya saja, satu calon mengundurkan diri, satu lagi tidak hadir dalam kongres dan Sutrisno ditetapkan sebagai Ketua AFK Rohil.

Ketua AFK Rohil lama, Habib Nur mengatakan mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus AFK yang sudah membatu selama kepengurusan saya.

Tentunya, Habib Nur meminta kepada ketua AFK terpilih agar bekerja sungguh sungguh.

” Dimana kepemimpinan saya sebagai ketua AFK Rohil periode 2015-2019, ada beberapa prestasi kita raih, walaupun kita tidak dapat medali. Saya rasa, AFK baru berdiri melalui club’ di Bagan batu dapat peringkat ke-4,” katanya.

Habib Nur berharap kepada ketua terpilih agar dapat memajukan sepakbola futsal ini kedepannya. Kalau bisa pengurus baru menimal raih medali perak.

Sekretaris Umum KONI, Busrana SH dalam sambutannya menyarankan kepada ketua AFK terpilih supaya bina lagi club futsal. Dalam pembinaan akan tercipta pemain yang handal.

” Pokoknya pembinaan terus di tingkatkan. Kepengurusan AFK yang baru nanti carilah orang orang bekerja, mau bekerja serta ada tanggung jawab sebagai pengurus AFK,” Saran Busrana.

Busrana mencontohkan salah Cabor yakni Porserosi. Cabor Porserosi ini baru, tetapi pembinan atlet sangat luar biasa. Bayangkan, dari delapan orang di kirim ikuti kejuaraan, ke delapan nya dapat medali.

Sementara itu, ketua AFK terpilih, Sutrisno mengharapkan kita bersama momentum kedepan harus menjadi motivasi untuk menampilkan tim terbaik kita dalam kejuaraan yang akan kita ikuti” kata dia.

Namun, ujar Bung Tris,untuk membina atlit secara Kontinue harus support dari Pemerintah Daerah dan KONI. ” Kita berharap kepada Pemda untuk dapat membangun lapangan futsal yang berstandar internasional dan support dana untuk pembinaan agar apa yang diharapkan dapat tercapai,” ungkapnya.

” Dalam waktu dekat, sambung dia, untuk sementara pembinaan atlit akan di usahakan digelar di GOR batu 6. “Pengurus AFK akan menemui Kadis PUPR memohon agar GOR dapat digunakan untuk latihan atlit sehingga tidak menggunakan lapangan berbayar lagi. Terlebih lagi lapangan di GOR sudah seperti lapangan futsal yang berstandar nasional,” ucapnya.

Wartawan disalah satu media online ini juga berkomitmen untuk meningkatkan SDM wasit dan pelatih. ” Di rohil ini masih banyak yang memimpin pertandingan futsal tapi tidak ada lisensi berdasarkan pengalaman, untuk itu tahun depan kita akan kirimkan 3 orang untuk mengikuti pelatihan wasit sehingga berlisensi dan lebih profesional. Begitu juga dengan yang ingin menjadi pelatih akan kita kirimkan juga,” pungkasnya.

” Apa yang sampaikan pak sekretaris KONI tadi, target saya dalam empat tahun masa kepemimpinan, harus memiliki lapangan futsal yang standar internasional,” tandas Sutrisno.

Ia menjelaskan untuk mewujudkan itu semua, tentunya harus ada sport pemerintah daerah, karena tanpa support dari pemerintah daerah apa pun cabangnya itu, tidak akan jalan.

Penulis: Jarmain