Beranda Berita Terkini

Pemda Rohil Dorong Percepatan Pemberantasan Polio

128
0

Rohilpost.COM, BAGANSIAPIAPI – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong tinjau pemberian imunisasi polio kepada anak-anak. Bupati menyempatkan melihat imunisasi di Posyandu kembang sepatu yang berada di Jalan Tanah Putih, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko.

Pelaksanaan imunisasi polio itu dilakukan karena kasus polio telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah di Indonesia. Maka itu Pemkab Rohil sebutnya, juga berupaya melakukan percepatan pemberantasan polio di daerah ini.

“Di samping bahwa crash program polio merupakan kegiatan pemberian imunisasi polio tambahan pada sasaran, tanpa memandang status dan interval. Kita melaksanakan peninjauan imunisasi polio kepada anak di Posyandu,” kata Bupati Afrizal Sintong.

Dia menjelaskan, melalui jajaran Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil sebelumnya juga telah melakukan antisipasi. Dengan sosialisasi ke masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rohil mengimbau kepada seluruh orang tua membawa anak-anaknya ke Posyandu untuk diberikan imunisasi polio.

Selain itu, bupati juga meminta kepada seluruh petugas baik dari Posyandu, RT dan RW, kepenghuluan hingga camat agar aktif mengajak masyarakat untuk mengikuti imunisasi polio.

“Untuk meminimalisir penyakit polio ini kami mengimbau kepada para orang tua agar membawa anak-anaknya ke Posyandu. Untuk diberikan imunisasi polio,” pungkasnya.

Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Sulaiman SS MH hadiri launching crash program pemberian imunisasi tambahan 1 dosis tetes polio kepada anak usia 0-59 bulan dan satu dosis suntik polio kepada anak usia 4-59 bulan.

Launching crash denga pemberian imunisasi polio tersebut dilaksanakan di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko.

Wabup Rohil, H Sulaiman SS MH mengatakan bahwa, kegiatan itu bertujuan untuk mendorong percepatan pemberantasan polio di Kabupaten Rohil. Dimana sebutnya, upaya itu dilakukan berdasarkan surat Kementerian Kesehatan RI tentang pelaksanaan crash program dalam rangka pencegahan penularan virus polio.

Sebab kasus polio tersebut telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan hal itu, maka Pemkab Rohil juga berupaya melakukan percepatan pemberantasan polio di daerah ini, sebagaimana launching pelaksanaan crash program imunisasi polio yang dilakukan saat ini,” katanya.

Launching Crash Program Polio

Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Sulaiman SS MH hadiri launching crash program pemberian imunisasi tambahan 1 dosis tetes polio kepada anak usia 0-59 bulan dan satu dosis suntik polio kepada anak usia 4-59 bulan.

Launching crash denga pemberian imunisasi polio tersebut dilaksanakan di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Batu Hampar.

Wabup Rohil H Sulaiman SS MH mengatakan bahwa, kegiatan itu bertujuan untuk mendorong percepatan pemberantasan polio di Kabupaten Rohil. Dimana sebutnya, upaya itu dilakukan berdasarkan surat Kementerian Kesehatan RI tentang pelaksanaan crash program dalam rangka pencegahan penularan virus polio.

“Sebab kasus polio tersebut telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan hal itu, maka Pemkab Rohil juga berupaya melakukan percepatan pemberantasan polio di daerah ini, sebagaimana launching pelaksanaan crash program imunisasi polio yang dilakukan saat ini,” katanya.

Disampingnya bahwa Crash Program Polio merupakan kegiatan pemberian imunisasi polio tambahan pada sasaran tanpa memandang status dan interval sebut Wabup, imunisasi sebelumnya baik imunisasi rutin maupun Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Wabup menjelaskan bahwa melalui jajaran Dinas Kesehatan Rohil sebelumnya juga telah melakukan antisipasi melalui sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

“Pencanangan pemberian vaksin polio ini sebelumnya sudah pernah diberikan kepada masyarakat pekan imunisasi (PIN) polio. Kemaren utusan dari WHO datang ke Rohil dan menyatakan masih ada di temukan bayi dan balita yang terjangkit polio,” paparnya.

Sehingga tambahnya, untuk mengantisipasi penyakit tersebut, melalui dinas kesehatan dan pihak kecamatan serta perangkatnya, terutama kader di posyandu untuk memberikan vaksin polio kepada bayi dan balita, dalam program launching crash polio secara serentak di Rohil.

“Mudah-mudahan dengan adanya pemberian vaksin polio secara serentak di Rohil ini generasi muda kita terhindar dari berbagai penyakit dan mara bahaya,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat membawa bayi dan balitanya di posyandu terdekat, untuk dapet di berikan vaksin polio secara gratis.

“Dengan di launchingnya pelaksanaan crash program imunisasi polio sebagai mana saat ini, maka kami imbau kepada warga untuk ikut melaksanakan imunisasi baik di Puskesmas, Posyandu terdekat pada semua kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H Fauzi Efrizal S.Sos, M. Si juga membuka secara resmi launching Crash Program Polio tahun 2023 di Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko.

Sekda Rohil menyebutkan pencanangan pemberian vaksin polio ini sebelumnya sudah pernah diberikan kepada masyarakat pekan imunisasi (PIN) polio.

“Kemaren utusan dari WHO datang ke Rokan Hilir menyatakan masih ada di temukan bayi dan balita yang terjangkit polio,” katanya.

Sehingga lanjutnya, untuk mengantisipasi penyakit tersebut, melalui dinas kesehatan dan pihak kecamatan serta perangkatnya, terutama kader di posyandu untuk memberikan vaksin polio kepada bayi dan balita, dalam program launching crash polio secara serentak di Rohil.

Sekda juga menerangkan, penyakit polio ini merupakan penyakit menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan kecacatan seumur hidup bahkan kematian.

“Mudah-mudahan dengan adanya pemberian vaksin polio secara serentak di Rohil ini generasi muda kita terhindar dari berbagai penyakit dan mara bahaya,” harapnya.

Sekda juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat membawa bayi dan balitanya di posyandu terdekat, untuk dapet di berikan vaksin polio secara gratis.

“Sehingga kedepannya Kabupaten Rohil bebas dari penyakit berbahaya Polio,” pungkasnya.

(Adv/Pemkab)