Beranda Berita Terkini

Puluhan Peserta Ikuti MAPABA PMII Komisariat Stai Ar-ridho Bagansiapiapi

589
0

 

rohilpost.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Arridho Bagansiapiapi melaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) angkatan ke IV Tahun 2020.

Kegiatan Mapaba dilaksanakan selama 2 hari 17 s/d 18 Oktober 2020, di rumah pergerakan Jalan Kecamatan Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

Mapaba angkatan ke IV Komsat STAI Arridho ini diikuti peserta sebanyak 46 orang yang terdiri dari
40 mahasiswa dari STAI Arridho, 5 mahasiswa dari STAI Dar Aswaja dan 1 mahasiswa dari komisariat persiapan Universitas Abdul Rab Pekanbaru.

Pada MAPABA Komisariat STAI Arridho angkatan Ke IV ini dihadiri oleh para senior alumni PMII yang berasal dari beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti alumni PMII UIN Syarif Hidayatullah, UIN Semarang, IAIN Medan, UIN Sunan Kalijaga, STAIN Padang Sidempuan dan alumni PMII STAI Arridho sendiri.

Tema yang di angkat pada MAPABA kali ini adalah” Rekonsitensi Keislaman dan Keindonesiaan Kader PMII Berbasis Optimalisasi Nalar Ilmiah.

Pada penyampaian materi keseluruhan nara sumber yang merupakan senior-senior alumni PMII mengajak kepada mahasiswa peserta Mapaba untuk menggali potensi akademik pada diri mereka dan menjadikan PMII sebagai gerakan dalam organisasi kemahasiswaan.

” Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang menyandang predikat agen of Change social (agen perubahan sosial). Statusnya yang tinggi berkonsekuensi pada suatu tanggung jawab yang sangat besar. Menyikapi tanggung jawab mahasiswa pada masa mendatang itu, mahasiswa memiliki tiga tugas sekaligus, pertama, penguasaan ilmu secara sungguh-sungguh,” kata senior PMII, Hadian SAg.

Lanjutnya, membangun spiritualisme dalam dirinya dan ketiga, membangun spiritualisme dalam masyarakatnya. Mahasiswa hendaknya tidak hanya mengandalkan belajar dari bangku kuliah saja, tetapi juga perlu belajar dari organisasi. Tidak semua ilmu pengetahuan dan pengalaman kehidupan tersedia di bangku kuliah. Bangku kuliah hanyalah bagian kecil dari sarana untuk mendapatkan pengetahuan yang bersifat teoritis. Lebih dari itu, mahasiswa harus belajar berorganisasi.

” Organisasi merupakan wahana efektif mengembangkan potensi diri, sarana belajar bersama, berinteraksi dengan orang lain, membentuk serta mendewasakan karakter, mengasah ketajaman dan kepekaan sosial dan membangun kritisisme dan idealisme kehidupan berbangsa dan bernegara. Pergulatan panjang sejarah bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari peran aktif pemuda dan mahasiswa. Hal ini dapat di baca dari rentetan kejadian-kejadian yang sangat penting dalam catatan sejarah bangsa Indonesia,” terang Hadian yang merupakan guru di salah satu pondok pesantren di Bagansiapiapi ini,” jelasnya.

Ucap Ust Hadian yang juga merupakan penceramah kodang ini menyebutkan, sejarah telah mencatat dengan tinta emas peran mahasiswa dari masa ke masa, dalam mendialetikakan pergumulan panjang lahirnya bangsa Indonesia dan PMII adalah bagian sejarah penerus cita-cita perjuangan bangsa.

” Teringat kami ketika berbicara mahasiswa dan pergerakan maka akan bangkitlah analisa logis, kritis dan sistematis dari mulut beliau. Sahabat kami, cita-citamu tentang pergerakan akan dilanjutkan oleh kader-kader yang telah engkau kaderisasi dan juga oleh istrimu dan anak-anakmu,” paparnya.

Kata ust Hadian, sahabat kami Bustami SAg, semua itu adalah shodaqoh jariyah yang akan terus mengalir pahalanya kepadamu. Aamiin Ya Robbal ‘alamiin, Salam Pergerakan
Tangan terkepal dan maju ke muka

Sementara itu, ketua Komsat PMII Stai Ar-ridho, Daruli mengatakan
Kami mengadakan Mapaba ini untuk merekrut anggota baru PMII, dengan Mapaba, mahasiswa dikenalkan tentang organisasi kemahasiswaan PMII, juga Islam Ahlussunnah Wal Jamaah dan materi tentang tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa,

Daruli juga mengucapkan terimakasih kepada sahatbat/i panitia yang telah mensukseskan acara ini, dan juga terimaksih saya ucapkan kepada senior senior PMII.

” Dan senior lainnya yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri dan membuka acara MAPABA Komisariat PMII Stai Ar-ridho,” ucap Daruli yang juga mahasiswa stai Ar-ridho ini.

Daruli berpesan kepada peserta Mapaba untuk meyakinkan diri bahwa PMII adalah wadah yang tepat untuk menempa dan mengembangkan idealisme Mahasiswa. “Yakinkan diri kalian bahwa PMII merupakan tempat yang tepat untuk menempa diri, terutama mengembangkan idealisme karena itu adalah suatu kemewahan bagi Mahasiswa” tegasnya.

Penulis JARMAIN