Rohilpost.com, Bagansiapiapi – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H, Suyatno AMp membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa/Kepenghulu (BUMkep) dan Pembinaan Keuangan Desa Se-kabupaten Rokan Hilir, Senin (9/12/2019) di gedung H Misran Rais Eks gedung serbaguna.
Acara bimtek tersebut turut juga dihadiri Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan, Kadis PMD H Jasriyanto, kepala OPD dan para peserta dari Kepenghulu.
Bupati Rohil, H Suyatno AMp dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas PMD pada hari ini di kumpulkan semua Kaur keuangan dan direktur Bumdes, untuk mengikuti bimtek pengelolaan BUMkep dan pembinaan keuangan Desa.
” Karena saya banyak terima laporan, dan laporan itu banyak positif, dan ada juga yang negatif,” kata Suyatno.
Ia mengatakan dalam bimtek ini untuk narasumber kita undang dari BPKP Riau. Di tahun 2015 sudah anggaran 70 T untuk desa. Begitu besar angka, niat baik Pemerintah yang ada tingal di Desa. Jadi uang di berikan tidak di kemanakah, sesuai dengan tujuan.
Bupati Suyatno meminta setelah kembali pertemuan ini, masalah SPJ tolong di selesaikan. Rohil tidak ada lagi suara sumbang. Kita jauhkan itu semua. Saya yakin, keuangan benar benar memahami peran peraturan yang sudah berlaku.
” Waktu kita sedikit, BPK RI akan masuk ke Rohil. Waktu ibu meminta permintaan, Jagan kerja sendiri. Kita harus lakukan Koordinasi. Buntu kita masalah, minta pendapat, Jagan di biarkan,” terangnya.
Jelas Suyatno, kita sudah WTP, laporan keuangan kita jagan sampai amburadul, kalau amuradul sama saja.
” Maju mundur negeri ini tergantung bapak ibu. Dalam rangka kita Membenahi, secara bertahap kita sudah bagus. Kita sudah di nilai kementerian, Gubernur,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Rohil, Jasriyanto S,sos mengatakan hari ini kita melaksanakan kegiatan bimtek Pengelolaan BUMkep dan Pembinaan Keuangan Desa, di mana peserta kita undang dari Kaur dan para direktur Bumdes se-Rohil.
Jelas Jasriyanto, dalam bimtek ini kita mengundang para kaur dan direktur Bumdes agar bisa menterjemahkan apa yang menjadi prioritas dari program pemerintah terhadap pengembangan UMKM.
” Bagaimana ekonomi Desa itu akan baik. Maka dari itu, untuk bisa menjalankan roda pemerintahan desa itu dikelola dengan baik, personil yang pengelolaannya harus punya ilmu,” paparnya.
Jasriyanto mengharapkan mereka itu bisa mengembangkan, bisa inovatif bisa mencari solusi, sehingga mungkin itu bisa mendapatkan penghasilan lebih bagus.
Kata Kadis PMD, di dalam pemerintahan Desa itu, peran kaur keuangan yakni peranan penting bagaimana proses perencanaan keuangan dibuat. Bagaimana pengajuannya, bagaimana pengelolaannya, pelaksanaannya dan sampai dengan penatausahaan pelapornya.
” Ini adalah merupakan tupoksi dari keuangan. Dengan adanya Bimtek ini dapat menambah wawasan dan paham apa yang dikerjakan,” ungkapnya.
Penulis: JARMAIN
#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita Pekanbaru | Kampar | Siak | Berita Rohil | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita Riau | Portal Berita Pekanbaru


























