Rohilpost.com, Rimba Melintang – Mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Riau melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan nugget ikan patin di Kepenghuluan Karya Mukti Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini dipimpin oleh Afrialdi Herryka, Mahasiswa dari Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau.
Acara ini dihadiri oleh PJ Penghulu Karya Mukti, Ibu Umi Munawarah, S.Pd.I, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mendukung upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Ns. Bayhakki, M.Kep, Sp. KMB, PhD, yang datang untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Kukerta. Kehadiran beliau memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan langsung dan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik diversifikasi pengolahan pangan, khususnya dalam pemanfaatan ikan patin sebagai bahan baku. Melalui diversifikasi, diharapkan dapat dihasilkan produk olahan dengan cita rasa dan kandungan gizi yang bervariasi, sehingga dapat menjadi alternatif jajanan sehat bagi anak-anak.
Dalam sesi demontrasi, Afrialdi Herryka dan tim mahasiswa kukerta unri menunjukkan proses pembuatan nugget ikan patin dengan penambahan wortel. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang kurang menyukai sayuran, namun tetap dapat memperoleh asupan gizi dari bahan makanan tersebut.
Proses pembuatannya diawali dengan memisahkan daging ikan patin dari tulangnya. Daging ikan patin kemudian dihaluskan menggunakan chopper, lalu dicampur dengan telur, air dingin, dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, seledri, serta daun bawang.
Selanjutnya, adonan nugget diberi tambahan wortel yang telah diparut untuk menambah nutrisi dan variasi cita rasa. Tepung kanji dan tepung terigu juga dimasukkan untuk memberikan tekstur yang kenyal pada nugget. Setelah adonan tercampur rata, nugget dicetak dan dikukus selama 30 menit.
Setelah dingin, nugget dipotong-potong sesuai selera, lalu dilapis dengan tepung terigu dan tepung panir sebelum digoreng hingga keemasan. Melalui proses diversifikasi ini, diharapkan nugget ikan patin dapat menjadi alternatif jajanan sehat yang disukai anak-anak, karena mengandung nutrisi penting seperti protein, omega-3, dan vitamin A dari wortel.
Menurut Ketua PKK Desa Karya Mukti, Ibu Junaida, kegiatan pelatihan ini merupakan hal baru bagi anggota PKK, namun sangat bermanfaat karena dapat memperkaya kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang menarik. Ibu-ibu PKK pun antusias untuk menerapkan keterampilan ini dalam keluarga dan bahkan berpotensi untuk dikembangkan menjadi usaha kecil.
PJ Penghulu Karya Mukti, Ibu Umi Munawarah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa Kukerta Universitas Riau. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengolah sumber daya lokal.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Ns. Bayhakki, M.Kep, Sp. KMB, PhD, menekankan pentingnya transfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi ke masyarakat. Beliau berharap mahasiswa dapat terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata selama masa Kukerta.
Kegiatan Kukerta Universitas Riau di Desa Karya Mukti ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan baru bagi masyarakat setempat, khususnya dalam pengolahan hasil perikanan. Melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa, warga, dan pemerintah desa, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat desa.
Penulis: Jarmain Reyes
#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita Pekanbaru | Kampar | Siak | Berita Rohil | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita Riau | Portal Berita Pekanbaru

























