Beranda Riau Raya Bagan Siapiapi

Proyek Rigid Beton Bernilai Miliaran Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Kadis PUTR Rohil: Tanya Konsultan!

267
0

RohilPost.com, Bagansiapiapi – Proyek pembangunan rigid beton di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, kembali memantik perhatian publik. Pasalnya, dari dokumentasi lapangan yang beredar, tampak proses pengecoran jalan menggunakan campuran yang diduga terdiri dari kerikil sertu, bukan batu split atau batu pecah sebagaimana lazimnya standar mutu untuk pekerjaan rigid beton.

Padahal, proyek tersebut dikabarkan menelan anggaran fantastis mencapai Rp26,5 miliar
(Rp 26,597,737,935), dengan pelaksana PT. Tirta Marga Jaya Beton serta konsultan pengawas Adhitama Karya Konsultan. Dengan nilai sebesar itu, publik menuntut adanya transparansi serta pengawasan ketat terhadap mutu pekerjaan di lapangan.

Sejumlah warga menyebut, penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi memengaruhi ketahanan jalan, bahkan dapat mempercepat kerusakan konstruksi sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, S.T., memberikan penjelasan singkat saat dikonfirmasi.

“Kalau lantai kerja pakai batu split biasanya, coba tanya konsultan pengawasnya langsung,” ujarnya.

Pernyataan itu seolah membuka ruang pertanyaan baru, sejauh mana pengawasan dilakukan oleh pihak konsultan terhadap kualitas pekerjaan yang tengah berlangsung?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana PT. Tirta Marga Jaya Beton dan konsultan Adhitama Karya Konsultan belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan penggunaan material yang berbeda dari spesifikasi teknis.

Proyek bernilai miliaran rupiah seperti ini semestinya menjadi contoh pembangunan berkualitas di Rokan Hilir, bukan justru memunculkan keraguan publik.