Rohilpost.com, Bagansiapiapi – Mengenang 100 hari meninggalnya ibu mertua almarhummah Hj. Raudah sekaligus syukuran menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H – 2022, H. Tengku Azuwir, SE mengajak anak cucu serta sanak famili yang berada diluar daerah untuk ikut menghadiri doa bersama di acara syukuran penyambutan bulan suci ramadhan 1443 H serta mengenang 100 hari wafatnya ibu mertua Hj Raudah yang meninggal pada tanggal 18 Desember 2021 di RSUD ARIFIN AHMAD Pekanbaru. Acara yang berlangsung pada hari minggu (27/3) ba’da Maghrib, dengan mengundang jemaah mesjid taqwa Muhammadyah Bagan Jawa, Jemaah musholla Al-Furqon dan masyarakat sekitar.
H.Tengku Azuwir dalam sambutannya memaparkan dalam sejarah hidup saya diacara kumpul keluarga bisa hadir keseluruhan belum pernah seperti ini. Alhamdulillah, pada kesempatan tahun ini saya bersama istri sengaja mengumpulkan anak, menantu, cucu dan juga keluarga dari bangkinang untuk datang ke Bagansiapiapi melakukan tahlil, tahtim dan doa mengenang 100 hari wafatnya ibunda istri saya almarhummah Hj Raudah.
Lanjut Atuk yang memiliki 13 cucu ini, suami dari Hj. Zaitun, menyampaikan ucapkan terimakasih kepada al – mukarom ustadz Zulfikar Nikmat yang sengaja saya bawa dari Pekanbaru untuk bisa hadir mengisi tausyiah diacara kami ini, bila mengingat waktu, sebenarnya ustadz kita ini jadwalnya padat, namun beliau bersedia memenuhi undangan kami untuk datang ke Bagansiapiapi dengan jarak tempuh 4 jam lamanya diperjalanan,” ungkapnya.
Tampak hadir dalam acara, Wakil ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, SE, komisioner Bawaslu Rohil Jaka Abdillah S. Ag MIP, penasehat JMSI Rohil Yan Faizal, ketua JMSI Rohil Jarmain, Camat Sinaboi Tengku Edison, dan tokoh masyarakat Buyung Idris, SH.
Al – Ustadz Zulfikar Nikmat dalam tausyahnya mengulaskan bulan Ramadhan tak lama lagi akan segera tiba setelah bulan sya’ban ini berakhir, dibulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti oleh umat muslim, bulan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah dan rahmah. Meskipun untuk sebagian orang ibadah puasa cukup berat, tetapi terdapat keistimewaan untuk mendapatkan hikmah dari Allah SWT.
Tahun dulu kita melaksanakan ibadah puasa bersama orang tua, untuk tahun ini mungkin diantara kita tidak lagi bersama melaksanakan puasa dengan orang yang kita cintai, sebagaimana yang dialami oleh ibunda Hj. Zaitun sesuai acara yang dilaksanakan malam ini mengenang 100 hari kepergian ibunda tercinta almarhummah Hj. Raudah, “tutupnya.
#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita Pekanbaru | Kampar | Siak | Berita Rohil | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita Riau | Portal Berita Pekanbaru

























