Beranda Berita Terkini

Komisi A DPRD Rohil Desak PMD Segera Panggil Penghulu Darussalam

413
0

rohilpost.com, Bagansiapiapi – Komisi I DPRD Rokan Hilir (Rohil) yang membidangi Hukum dan Pemerintah mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) segera memanggil dan memeriksa Rahmad Abdah, Penghulu Darussalam Kecamatan Sinaboi yang diduga mengikuti Kongres Partai PDIP di Bali beberapa hari lalu.

” Kita minta segera dipanggil dan periksa penghulu itu. Kita lihat perkembangannya jika pemeriksaan tidak independent dan terkesan main-main yang ujungnya tidak ada sanksi maka kami Komisi I akan menggunakan wewenang kami,” Kata Leonard Situmorang, Sel, (13/8/19) via telpon.

Pengurus PP Rohil ini juga menambahkan, Pihaknya juga mempertanyakan kapasitas Rahmad Abdah mengikuti Kongres tersebut terlebih lagi ia seorang Kepala Desa yang masih aktif. ” Hari ini mau tidak mau dia harus taat aturan-aturan kepala desa it kan. Tidak boleh dia mengikuti kongres-kongres begitu, Sebagai apa dia disitu,” Ungkap Politis Gerindra ini.

Masih kata dia, orang-orang yang hadir di kongres itu tentunya orang-orang yang masuk dalam pengurusan partai tersebut. ” Pasti dia sebagai pengurus, Nah ini yang perlu dilakukan pemeriksaan secara transparan agar publik mengetahuinya,” Cakap Leonard.

Jadi sambungnya, Yang pertama memanggil penghulu tersebut Dinas PMD selaku induk dari para Penghulu. ” Kita minta dari Komisi Hukum dan Pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap orang terkait. Terhadap adanya dugaan pelanggaran oleh orang tersebut. Kalau dia orang partai wajar dia ikut, lah diakan kepala desa, nah itulah masalahnya,” Ujar leonard.

Dia berpesan pemeriksaan secara terbuka agar menjadi pelajaran bagi penghulu tersebut dan penghulu lainnya. ” Kita ngak perduli penguasa supaya besok-besok ada efek jera. Ini luar biasa ini, Sangat luar biasa. Mungkin sebagian orang ini hal-hal yang biasa, Menurut kita ini luar biasa,” Pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, keterangan Penghulu Darussalam, Kecamatan Sinaboi, Rahmad Abdah kepada wartawan saat dikonfirmasi via telpon yang mana ia menyebutkan bertolak ke Bali pada tanggal 7 Agustus 2019 menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya, berdasarkan informasi dan foto yang beredar di media sosial (Medsos) facebook, Rahmad Abdah bertolak ke Bali dari Bandaran Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada tanggal 7 Agustus 2018, pukul 06.18 Wib. Tentunya dia bertolak dari bagansiapiapi pada tanggal 5 atau 6 agustus.

Rombongan transit ke Bandara Internasional Juanda Surabaya, Tiba pukul 10.21 Wib. Pada pukul 10.36, rombongan kembali terbang ke Bandar Udara Ngurah Rai Bali dengan keberangkatan domestik, Flight JT597, Gate 4, Ssampai pukul 13.26 Wib.

Sebelumnya Rahmad Abdah mengaku dirinya pergi ke Bali hanya sekedar jalan-jalan karena seumur hidupnya belum pernah kesana. ” Saya jalan-jalan aja tidak ikut kongres partai. Saya bertolak tanggal 7, Hari rabu kemarin, hanya 2 atau 3 hari,” Bebernya.

Saat ini sambung Rahmad, Ia sedang berada dipekanbaru, dirumah sakit Eria Bunda menemai istrinya cek kehamilan. “Saya sudah pulang dari bali beberapa hari lalu. Rencananya hari minggu mau cek istri, tapi rumah sakitnya tutup,” Kata dia.

Namun apa yang disampaikan oleh Penghulu Rahmad sangat jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Camat Sinaboi, Tengku Hasyim ketika dihubungi untuk diminta tanggapan soal bawahannya tersebut.

Ia menyebutkan saat ini Rahmad masih berada di Bali, Sedang menuju pulang dan langsung ke Pekanbaru. ” Masih dibali, hari ini pulang dan langsung kepekanbaru. Katanya dia mau nemani istrinya cek kehamilan,” Kata Hasyim.

Ia mengakui Rahmad sudah minta izin dengannya namun tidak melalui surat melainkan secara lisan.” Secara lisan,” Ungkap Hasyim.

Ketika ditanya apa tujuan penghulu tersebut kebali, Hasyim mengatakan sesuai dengan apa yang disampaikan rahmad kepadanya hanya sekedar jalan-jalan.

” Kata rahmad sama saya waktu minta izin kemarin dia pergi jalan-jalan. Dia pergi dibawa pak Wakil Bupati,” ujarnya.

Penulis: Jarmain