Beranda Berita Terkini

Diduga adanya Aroma Tak Sedap dari PKS BSS, Suwandi Sebut DLH Belum Terima Laporan Secara Resmi dari Warga

458
0

Rohilpostt, Bagansiapiapi-Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi S,sos menyayangkan terhadap salah seorang warga Bangko Sempurna,Kecamatan Bangko Pusako  (Nining) yang diduga menjadi korban terkena dampak aroma tak sedap (bau busuk-red) yang diduga disebabkan oleh limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Balam Sawit Sejahtera (BSS),yang tidak membuat laporan resmi ataupun pengaduan ke DLH Rohil maupun Dinas Kesehatan Rohil.

“bagaimana warga itu jadi korban yang diduga dari limbah PKS BSS. Sementara Korban sendiri belum ada membuat laporan Resmi kekita. Kalau ada jadi korban silakan buat pengaduan kekita biar ditindak lanjuti laporan itu. Jadi jelas persoalanya,”Kata Suwandi,Ssos Kepada wartawan, Kamis (11/10/2018)

Dikatakan suwandi pihaknya hanya tahu dari media saja yang katanya ada warga kena dampak limbah. Sementara karyawan PKS BSS yang tinggal di kawasan perusahaan yang juga memiliki balita dan anak tidak pernah mengeluhkan seperti yang dituduhkan oleh Warga Nining,”

“mengetahui inpormasi itu saya langsung kroscek ke Puskesmas Balai Jaya,kata Kepala Puskesmas belum ada pasien yang namananya nining ataupun keluarga Nining datang ke Puskesmas. Ataupun pasien yang berdampak dari limbah,”ujar Suwandi lagi menirukan Ucapan Kapus Balai Jaya dr Menti.

Oleh karena itu lanjut Suwandi Dirinya menghimbau agar masyarakat jika menjadi korban silakan buat laporan. Khusus untuk persoalan limbah DLH Rohil terbuka dan siap menerima laporan warga.

Selama ini Kata Suwandi lagi pihaknya banyak menemukan persoalan yang terjadi dilapangan tidak sesuai dengan pemberitaan ataupun inpormasi yang disampaikan. Terkadang Kondisi ini yang membuat multi tafsir ataupun salah tafsir ataupun salah sangka terhadap sebuah persoalan,terutama terkait limbah PKS. Apalagi lanjut mantan Camat Bagansinembah ini masalah limbah persoalan yang sangat komplek (Rumit) dikarenakn hasil uji lab tersebut memakan waktu yang cukup lama,bisa satu bulan hingga tiga bulan, yang dapat menimbulkan asumsi asumsi negatif kepada DLH

“kita himbau warga yang terkena dampak dari limbah PKS buat laporan resmi ke DLH. Berdasarkan laporan kita bersama tim langsung terjun ke lapangan,” terang Suwandi

Belum ada Laporan

Sementara itu Kepala Puskesmas Balai Jaya dr Menti saat dikompirmasi mengaku hal yang sama dimana belum ada menerima laporan bahkan pasien yang terkena dampak dari limbah PKS BSS

“sampai saat ini belum ada pasien ataupun laporan warga yang terkena dampak limbah,”kata Menti

Memang lanjut menti sebelumnya pihaknya menerima pasien kecelakaan kerja daribkaryawan PKS BSS

“yang ada itu pasien kakinya luka dan itu sudah pulang dan sudah bekerja kembali,”beber menti yang juga merasa heran dan bertanya tanya pasien mana

Sebelumnya

Adanya keluhan menyedihkan dari Nining seorang ibu rumah tangga yang memiliki dua orang anak kecil terkait bau busuk limbah PT. BSS

Nining yang berdomisili dikepenghuluan Bangko Sempurna, Dusun Sido Mulyo, RT.07/RW.03, Kecamatan Bangko Pusako, mengeluhkan bau busuk limbah PT.BSS.

Pasalnya Nining dan anak-anak mengaku selalu pusing saat bau busuk limbah PT BSS mulai menyerang penciumannya baik pagi, maupun hingga malam hari.

“Sebenarnya dalam satu rumah kami ini ada tiga orang bayi, yang dua anak ku, dan satu lagi anak keluargaku, jadi bau busuk limbah ini sangat mengganggu pastinya, anak  kami selalu nangis disaat saat bau limbah itu menyerang kami,”ujarnya.***Jr